Selasa, 16 Februari 2021

STRENGTHEN RELATIONSHIP 1 (PERIODE 2020 - 2021)

 


    Pada hari Sabtu, 13 Februari 2021. Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PMKM) STIKes Surya Global Yogyakarta telah melakukan STRENGTHEN RELASIONSHIP 1  yang bertemakan " KERTAS (kebersamaan tanpa batas)" yang diselenggarakan secara daring / online menggunakan zoom meeting.

    Acara ini dihadiri oleh petinggi - petinggi kampus yaitu ibu Nor Wijayanti, S.KM.,M.Kes. Selaku kepala prodi Kesehatan Masyarakat. Bapak Suyatno, S.pdi, M,pdi selaku wakil kepala prodi 3 bidang kemahasiswaan STIKes Surya Global Yogyakarta. Strengthen Relsionship 1 ini juga dihadiri oleh DPO (Dewan Pengawas Organisasi). Acara ini, diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari seluruh pengurus organisasi PMKM mulai dari DPO, PH, dan setiap divisi serta staff muda.

    Acara ini dibuka oleh MC formal  yaitu Asma fairuz Zahra, sedangkan acara intinya di bersamai oleh moderator selaku pemandu acara yaitu Riza Putri Lestari, pada acara inti ini menampilkan talk show berupa penampilan atau perkenalan tiap divisi menggunakaan video, yang mana video ini menjelaskan tentang definisi, tugas dan wewenang di tiap divisi yang ada di PMKM, menampilkan video ini secara bergantian dan dipandu oleh setiap kadiv disetiap divisi. 


    Acara ini dimulai dengan pembukaan yang dipimpin oleh MC yaitu Asma fairuz Zahra dilanjutkan dengan sambutan - sambutan, acara inti yaitu pengenalan setiap anggota divisi mulai dari kadiv hingga staffnya serta pemaparan materi tiap divisi dalam bentuk sebuah video, dilanjutkan dengan memberikan quiz kepada peserta, serta membagikan googleform kepada staff muda dan diakhiri dengan penutupan dari MC. Tujuan dari acara strengthen relasionship 1 ini ialah untuk mempererat hubungan antar anggota pengurus serta staff muda PMKM juga menambah wawasan bagi staf muda mengenai definisi, wewenang, serta tugas dari setiap divisi.

    Strengthen Relsionship 1  ini berlangsung dengan menarik, baik peserta maupun  setiap pengurus divisi . Untuk pesertanya, terlihat cukup antusias dalam mendengarkan serta bertanya kepada tiap divisi yang telah melakukan penampilan video. Materi yang disampaikan oleh setiap divisi mencakup Definisi, tugas dan wewenang di tiap divisi yang ada di PMKM.

    Harapannya dengan adanya strengthen relasionship 1  seperti ini dilakukan atau diadakan setiap tahun agar, hubungan antara setiap anggota pengurus dapat terus terjalin sehingga menjadi sebuah keluarga yang utuh dalam organisasi Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PMKM) STIKes Surya Global Yogyakarta.

Sampai Jumpa di strengthen relasionship 2 PMKM periode selanjutnya. 

Selasa, 12 Januari 2021

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN 1 (LDK 1)


    Pada hari sabtu-minggu, 9-10 Januari 2021 Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PMKM) STIKes Surya Global Yogyakarta telah melaksankan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK 1), dengan tema Mari Bangkitkan Jiwa Kepemimpinan dan Keorganisasian yang CERIA (Cekatan, Edukatif, Religius, Inovatif dan Amanah).  Yang dilakukan selama dua hari bertutur-turut secara online melalui via zoom meeting.

     Tujuan dari diadakannya kegiatan LKD 1 adalah menambah pengetahuan, wawasan mengenai kepemimpinan dan keorganisasian, memperkenalkan PMKM kepada seluruh staff muda, serta menjadi jembatan awal mahasiswa menjadi bagian dari staff muda PMKM dan selalu mempererat rasa kekeluargaan diantara kita. 

Adapun struktur kepanitian LDK 1, sebagai berikut :

Steering Commite :

a. Yeti Farida

b. Wahyuman Ananda

c. Umi Khoirul Bariyah

d. Nur Imamah

Penanggung Jawab :

Manziliyah Firdhaus

 

1. Ketua Panitia : Ana Nurfadilah

2. Sekbend : a. Agustina Rahma   

  b. Indah Kusuma Wardani

 

3. Sie Acara : a. Yenda Mei Rahmawati

  b.M. Ainul Asrory

  c. Riska Yulianti

  d. Lathifah Nurjannah

  e. Rahmawati

  f. Fina Hamidah

 

4. Sie Pubdok : a. Nurhidayah

   b. Lailatul Mahsunah

   c. Fina Nurfiana

   d. Novi Rahmawati

   e. Nauvalia Nadhifatul Izza

   f. NidaTsaqil

 

5. Sie Humas : a. Riza Putri Lestari

  b. Nurindayani

  c. Nuputriati Tasya Urbach

    Kegiatan LDK 1 ini diawali dengan pembukaan yang dibersamai oleh MC yaitu Lilis Rahmawati. Kemudian, dilanjutkan dengan menyayikan lagu Indonesia raya dan mars mahasiswa dilanjutkan dengan, sambutan-sambutan dari para petinggi kampus seperti Bu Nor Wijayanti S,KM M. Kes selaku ka prodi kesehatan masyarakat, Pak Suyatno S,Pd.i M,Pd.i selaku wakil kemahasiswaan, serta sambutan dari ketua PMKM dan ketua panitia.

    LDK 1 juga dihadiri oleh ormawa UKM, HMJ dan DPO (Dewan Pengawas Organisasi) dari PMKM. Kegiatan ini diikuti oleh 39 staff muda dari semester 1dan 3 kemudian, seluruh pengurus organisasi PMKM yang berjumlah 30 mahasiswa. Perlu kita tahu bahwasannya istilah staff muda baru ada saat periode kepengurusan yang sekarang, dengan harapan lebih menambah keakraban antara pengurus dan staff muda tersendiri

    Acara inti dari kegiatan LDK 1 adalah penyampaian materi, dimana pada hari pertama materi disampaikan oleh Lingga Fadlurazaq dari universitas UGM tentang kepemimpinan dan dilanjutkan dengan maen game bersama. Pada hari kedua, materi disampaikan oleh Rakmatniwa S,KM alumni PMKM tentang keorganisasian dan PMKM kemudian, dilanjutkan dengan brainstorming (pemecahan masalah). Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini hingga banyak dari peserta yang melontarkan pertanyaan sehingga membuat suasana diskusi semakin asik dan ramai.

Berikut daftar peserta yang menjadi pemenang pada kegiatan LDK 1 :

1. Game tebak kalimat : Divisi Humas

2. Game gatric : Latifah Hardiyanti (staff muda PSDM)

3. Kelompok terkompak : Divisi Humas

4. Peserta terajin : M. Habib (staff muda Pokja )

5. Peserta teraktif : Raden Dina Putri (staff muda PSDM )

    Apresiasi yang diberikan kepada para pemenang ialah pemenang mendapatkan pulsa dan sebuah sektifikat. Harapan dari adanya kegiatan LDK 1 adalah agar mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat, pengalaman, dan yang terpenting agar dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan juga, kegiatan LDK 1 ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya disetiap periode kepengurusan agar, para mahasiswa dapat mengenalkan organisasi Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PMKM) kepada mahasiswa baru Kesehatan Masyarakat di STIKes Surya Global Yogyakarta dan menjadi bagian dari PMKM.

 

  

 

 

 

 

  

                       

 

 

 

 

ISMKMI GOES TO CAMPUS


    Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) adalah organisasi yang menghimpun Lembaga Eksekutif Mahasiswa Kesehatan Masyarakat se Indonesia yang lahir di Ujung Pandang (Makassar) 24 Desember 1991. Tujuan berdirinya ISMKMI adalah menjalin persatuan dan kesatuan antar Lembaga Eksekutif Mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam rangka Pembinaan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat sebagai insan yang menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam dalam ilmu kesehatan masyarakat.

    Saat ini di tahun 2020, ISMKMI memiliki anggota berjumlah 95 anggota tetap dan 30 anggota peninjau. Dimana yang menjadi anggota adalah Lembaga Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia. Anggota tetap adalah yang sudah mendaftar dan disahkan dalam Musyawarah Nasional dan anggota peninjau adalah anggota yang telah mendaftar namun belum disahkan dalam Musyawarah Nasional. 

    Karena semakin berkembangnya ISMKMI sebagai satu-satunya Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) Kesehatan Masyarakat, maka ISMKMI dipandang perlu mengadakan suatu program untuk mewujudkan tujuan mulia yaitu persatuan, kesatuan dan pembinaan bersama lembaga eksekutif mahasiswa kesehatan masyarakat seIndonesia. 


    ISMKMI Goes To Campus adalah salah satu program kerja dari Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Program ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas di antara anggota-anggota ISMKMI dan mengingatkan kembali fungsi pergerakan mahasiswa kesehatan masyarakat, isu-isu terkini kesehatan bersama Dekan/ Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat beserta Bidang Kemahasiswaan, dan melihat kondisi dari Lembaga Eksekutif Mahasiswa yang saat ini tergabung di dalam ISMKMI.

    Program ini akan dilakukan oleh pengurus ISMKMI yang ada di dalam suatu daerah yang sama, baik itu pengurus nasional, pengurus wilayah dan pengurus daerah yang bersama-sama mengunjungi institusi kesehatan masyarakat di daerahnya. Selainmemperkenalkan ISMKMI kepada petinggi dari institusi kesehatan masyarakat dan mahasiswanya, meningkatkan tali silaturahmi dan kepekaan dari mahasiswa kesehatan masyarakat terhadap isu-isu terkini kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga mempunyai dampak penting bagi pengurus ISMKMI yaitu meningkatkan solidaritas dalam membangun pergerakan bersama. 

    Lebih luasnya lagi hasil dari ISMKMI Goes To Campus ini akan menjadi bahan monitoring dan evaluasi bagi pimpinan yang ada di ISMKMI, dengan mengetahui kondisi yang ada di institusi akan menjadi catatan tersendiri agar hubungan baik terus terjaga dan pembinaan Lembaga Eksekutif Mahasiswa dapat terwujud. Hasil yang didapatkan akan menjadi masukan dan diproses agar dapat ditindaklanjuti untuk terus berbenah dan menjadi bahan sebagai perencanaan ataupun inovasi baru yang ada di ISMKMI.

    Dengan adanya arahan tersebut, PSDM daerah telah melakukan kegiatan Goes To Campus di Stikes Surya Global. Karena disebebabkan oleh beberapa kendala, pelaksanaan arahan tersebut baru dapat terlaksana pada hari Selasa, 05 Januari 2021 lewat via Google Meeting. Arahan Goes To Campus dilaksanakan dengan dihadiri oleh Korwil, Korda , dan juga pihak kemahasiswaan kampus serta Ka. Prodi Kesmas Stikes Surya Global, Yogyakarta

  

 

 


Jumat, 01 Januari 2021

Hasil Diskusi KurNas Bersama Kaprodi KESMAS STIkes Surya Global, Yogyakarta


     Kurikulum Nasional atau disebut dengan KURNAS telah ditetapkan sejak tahun 2017 oleh Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI). Kesepakatan yang telah ditetapkan oleh AIPTKMI tersebut berisi tentang Kurikulum Dasar Prodi SKM Indonesia 144 SKS, 101 SKS (70%) wajib bagi Kesehatan masyarakat, 33 SKS Peminatan, 85 SKS (85%) Kesmas nasional dan,16 SKS Kesmas lokal 20. Muatan lokal SKS merupakan ciri khas dari masing-masing program studi yang berada dalam ruang lingkup Kesmas. Sebelumnya kurikulum Kesmas sudah mengalami tiga kali perubahan yaitu, kurikulum pertama berubah pada tahun 2007 kemudian, kurikulum kedua pada tahun 2005 lalu, kurikulum ketiga mengalami perubahan pada tahun 2015. Perubahan kurikulum ketiga inilah yang baru diterapkan Stikes Surya Global pada tahun 2017.

     Mengenai penerapan perubahan kurikulum, Stikes Surya Global yang tidak sesuai dengan kesepakatan perubahan kurikulum yang dilakukan oleh AIPTKMI dan belum mengikuti kurikulum tersebut, tidak menjadikan masalah untuk Stikes Surya Global. Hal ini dikarenakan, tidak adanya perbedaan yang jauh antara kurikulum 2015 dengan kurikulum sebelumnya. Jumlah Satuan Kredit Semester atau SKS yang ada pada program studi Kesmas meliputi; 146 SKS untuk Manejemen Rumah Sakit (MRS), Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan, Promosi Kesehatan. Sedangkan, untuk Sistem Informasi Kesehatan adalah 147 SKS. 

    Kesehatan Masyarakat atau Kesmas memiliki 8 mata kuliah unggulan diantaranya seperti Administrasi Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan 5 mata kuliah lainnya. Kurikulum nasional perlu diterapkan kepada setiap program studi karena, penerapan tersebut akan berpengaruh pada Akreditasi baik saat ini maupun Akreditasi setelahnya. Saat ini, Stikes Surya Global sedang berfokus pada Pemberdayaan Pencegahan Penyakit, oleh sebab itu kemudian didirikannya Rumah Sehat Alami beserta metode pembelajaran berbasis mata kuliah didalamnya.

Kamis, 15 Oktober 2020

MUBES PMKM KE XIII 2020

Regenerasi Kepemimpinan PMKM untuk STIKes Surya Global lebih baik


    Pada hari Sabtu-Kamis, 10-14 Oktober 2020 Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PMKM) telah melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) ke-XIII yang bertemakan “Regenerasi Kepemimpinan PMKM untuk STIKes Surya Global lebih baik” secara online via Zoom. Mubes adalah kegiatan yang dilakukan dalam sebuah organisasi untuk pembentukkan ketua umum beserta jajaran pada suatu organisasi. Mubes dilakukan pada akhir kepengurusan sebelumnya yang bertujuan untuk melakukan rencana kegiatan untuk kepengurusan selanjutnya..Mubes tahun 2020 sebanyak 127 peserta.

 

    Acara tersebut dimulai pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh MCYeti Parida dan kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Ainul Asrori, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, setelah itu sambutan dari pembina PMKM Ibu Nor Wijayanti SKM, MPH dan kemudian pembacaan doa yang dibawa oleh Rijal Fauzi, kemudian di lanjut acara serangkaian mubes. Sidang Pleno I dipimpin oleh Presidium sementara yaitu: Presidium I Wahyuman Ananda, Presidium II Rijal Fauzi dan Presidium III Umi Khoirul Bariya dengan Pembahasan Tata Tertib.

    Sebelum ke Sidang pleno selanjutnya diadakan pemilihan Presidium tetap untuk memimpin berjalannya acara  untuk kedepannya dan terpilihlah Presidium I Ana NurFadhilah, Presidium Nida Tsaqila dan Presidium Lilis Rahmawati.Sidang Pleno II Lembar Pertanggungjawaban Pengurus periode 2019/2020, Sidang Pleno III Demisioner Pengurus PMKM periode 2019/2020, Sidang Pleno IV Pembahasan AD, ART, GBHK, dan GBHO, Sidang Pleno V Pemilihan Ketua, Wakil Ketu, dan DPO perode 2020/2021, setelah dilaksanakan musyawarah dengan peserta vorum maka terpilihlah menjadi ketua Yeti Parida sebagai Ketu dan Wahyuman Ananda sebagai wakil ketu periode  Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat periode 2020/2121 dan  DPO Yulyanasebagai ketua,Kunarsi Reni Ekawati, Nur Ira Miranda dan Khalwa Rizki Mar’ati. Terpilihnya Ketua dan Wakil Ketua dan DPO atas Musyawarah peserta Mubes dan Kemudian Penutupan.


   Acara Musyawarah (MUBES) online ini perdana dilakukan  secara online dan masih banyaknya kekurangan, untuk itu harapannya untuk Musyawarah Besar (MUBES) selanjutnya dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik lagi.

 

 

 

 

Rabu, 12 Februari 2020

HARI KANKER SEDUNIA

HARI KANKER SEDUNIA

Setiap tahun, tepatnya pada tanggal 4 Februari di peringati sbagai hari kanker sedunia. Pada peringatannya kali ini, Hari Kanker Sedunia mengambil tema 'I Am and I Will'.

Tema tersebut dipilih untuk mengingatkan individu baik dalam meningkatkan kesadaran dan melawan kanker serta, tema ini berarti bahwa sekecil apa pun hal yang dilakukan, setiap orang punya kapasitas dan peran untuk mencegah kanker.. Sejarah Hari Kanker Sedunia dibuat tahun 2000 dan telah tumbuh menjadi gerakan positif. Gerakan ini menyatukan semua orang dengan berbagai keahlian untuk memerangi kanker 

Hari Kanker Sedunia tentunya tidak hanya menginspirasi individu, tapi juga pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan terkait kanker. Hasil akhirnya adalah kemajuan riset dan teknologi pengobatan kanker, usaha pencegahan, akses pengobatan dan layanan paliatif yang sama untuk semua orang.

Momen Hari Kanker Sedunia biasa diperingati dengan aktivitas yang mengingatkan peran tiap individu terkait kanker. Peringatan ini diinisiasi oleh Union for International Cancer Control (UICC). Pada 4 Februari 2000, Hari Kanker Sedunia ditulis dalam Charter of Paris Against Cancer (Piagam Paris Melawan Kanker). Dokumen itu ditandatangani oleh Presiden Prancis kala itu, Jacques Chirac dan Direktur Jenderal UNESCO yang menjabat saat itu, Koichiro Matsuura.

UICC sendiri hingga saat ini telah mengumpulkan kesepakatan dari 500 ribu negara soal penanganan kanker dalam 9 deklarasi. Deklarasi ini menekankan niat pemerintah melawan kanker, yang bisa menjadi alat pengambil kebijakan mulai dari tingkat dunia hingga masyarakat umum.

Peringatan kali ini menjadi yang ke-20 kalinya bagi Hari Kanker Sedunia. Untuk menandainya, UICC melakukan survei global mengenai persepsi publik terhadap kanker yang melibatkan lebih dari 15 ribu orang dewasa di 20 negara. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan kesadaran terhadap kanker di antara orang-orang kelompok sosial ekonomi menengah ke atas dan rendah. 

Kanker adalah kondisi di mana terjadinya pertumbuhan sel yang abnormal dan tak terkendali. Pertumbuhan sel yang abnormal ini dapat membentuk benjolan yang umum dikenal dengan istilah tumor. Benjolan berlaku bagi semua jenis kanker, kecuali kanker darah. Jika tak diobati, tumor dapat tumbuh dan menyebar ke jaringan normal di sekitarnya hingga memperparah kondisi.

Kanker hingga sekarang menjadi salah satu penyakit mematikan yang telah membunuh 9,6 juta orang. Jumlah tersebut bisa menjadi 13,2 juta orang per tahun pada 2030. Pengetahuan, kesadaran, dan kemauan melawan kanker bisa menurunkan jumlah tersebut sekitar sepertiga atau sekitar 4,4 juta orang.

Melalui Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day semoga kian mengingatkan individu untuk berkomitmen meningkatkan kesadaran dan melawan kanker.

LIve IN dan Baksos ISMKMI Kolaborasi

LIVE IN DAN BAKSOS ISMKMI KOLABORASI DENGAN PMKM STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

Telah terlaksana Kegiatan Live In dan Baksos yang diselenggarakan oleh Persatuan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (PMKM) STIKes Surya Global Yogyakarta pada tanggal 21 Desember 2019 di Dusun Gumulan, Caturharjo, Pandak, Bantul. Live In merupakan agenda tahunan Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (ISMKMI) yang bertujuan untuk melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan, pendidikan, dan sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyakarat. Tidak hanya diikuti oleh Mahasiswa Surya Global saja, kegiatan ini pun diikuti oleh perwakilan dari 3 kampus lainnya yang merupakan anggota ISMKMI DIY meliputi kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) dan STIKes Wira Husada Yogyakarta. 

Seperti nama kegiatannya, yaitu Live In dan Baksos maka serangkaian kegiatan yang dilakukan semata-mata untuk mengembangkan potensi yang ada di masyarakat dan juga menebar kebermanfaatan melalui Baksos. Agenda dimulai pukul 07.10 WIB dengan senam bersama warga dan dilanjut dengan pembukaan secara formal oleh MC, tak lupa sambutan-sambutan disampaikan oleh beberapa pihak diantaranya sambutan dari Wahyuman Ananda selaku Ketua Panitia, kemudian dari Nur Ira Miranda selaku Ketua PMKM, Yuliana sebagai Koordinator Daerah, Dina Mudrika sebagai Wakil Koordinator Wilayah, dilanjutkan sambutan oleh Pak Zennul Mubarok,SE selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, dan terakhir sambutan dari Perwakilan Tokoh Masyarakat. 

Adapun serangkaian acara pada Live In dan Baksos 2019 ini selain senam adalah penyuluhan mengenai tanaman obat yang disampaikan oleh Bu Istika Dwi Kusumaningrum,S.KM.,MMR, kemudian cek kesehatan secara gratis yang diikuti kurang lebih 40 peserta, kemudian bazar baju murah, dan yang terakhir eksekusi tanaman obat keluarga (toga) berupa penanaman  bibit tanaman obat yang terdiri dari tanaman obat Mahkota Dewa, kumis kucing, daun ungu, dan daun afrika. Tak hanya itu 50 Mahasiswa ini juga ikut serta mendesain dan membersihkan lahan yang akan dijadikan tempat penanaman toga. 

Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 15.30 WIB, penutupan secara formal dilakukan setelah pemberian kenang-kenangan kepada warga masyarakat Dusun Gumulan yang diwakili oleh Bapak Dukuh setempat. Pastinya besar harapan seluruh panitia dan peserta kegiatan ini memiliki kesan indah untuk berbagai pihak dan menjadi pengalaman terindah pula teruntuk Mahasiswa Kesehatan Masyarakat yang terjun langsung ke lapangan. 😊 
Kesmas Berbagi Kesmas Mengabdi 
Satu Pergerakan untuk 1000 Perubahan. 
Tetap semangat Public Health Fighter 

 RAPAT BULAN JUNI 2026 Yogyakarta, 27 Mei 2026 — PMKM STIKES Surya Global menyelenggarakan Rapat Bulanan juni yang bertempat di Ruang 4. Keg...