STUNTING
Survei : Minggu,
14 September 2025
Pelatihan : Minggu, 05 Oktober 2025
Stunting, atau kondisi gagal tumbuh
kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi masalah kesehatan
serius di Indonesia, termasuk di Dusun Srunggo 2. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi
juga perkembangan kognitif
dan motorik anak.
Data dari pemerintah desa atau puskesmas setempat menunjukkan prevalensi
stunting yang signifikan di wilayah ini, menyoroti urgensi intervensi gizi yang
efektif dan berkelanjutan.
Salah satu penyebab
utama stunting adalah
asupan gizi yang tidak memadai
selama periode emas 1.000
Hari Pertama Kehidupan (HPK), terutama pada masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI). Seringkali, MPASI yang diberikan
tidak memenuhi kebutuhan
nutrisi esensial seperti protein, vitamin, dan mineral.
Masyarakat Dusun Srunggo 2, yang sebagian besar
merupakan petani dan peternak, memiliki keterbatasan akses terhadap sumber
protein hewani berkualitas tinggi yang terjangkau. Meskipun ikan lele mudah ditemukan dan dibudidayakan, pemanfaatannya sebagai bahan MPASI yang praktis dan disukai anak masih
belum optimal.
Ikan lele (Clarias sp.)
merupakan sumber protein
hewani yang tinggi, mudah didapat, dan harganya terjangkau. Kandungan protein
dan asam lemak omega-3 pada lele sangat bermanfaat untuk pertumbuhan sel otak dan jaringan
tubuh. Sementara itu, labu kuning
(Cucurbita moschata) kaya akan vitamin A, beta-karoten, dan serat.
Kandungan nutrisi ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan mata.
Pengolahan kedua bahan
ini menjadi makanan pendamping ASI (MPASI) dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kekurangan
gizi pada
balita. Salah satunya
bisa dibuat olahan nugget lele dengan
tambahan labu kuning,
selain menarik tekstur dari nugget tersebut sangat lembut dan enak
dan juga sangat mudah praktis diolah.
Program Herba Care merupakan gabungan
dari program Edukasi
Survey Kesehatan (ESK) dan
juga Inovasi Pengembangan Produk Herbal (IPPH) dari Divisi
Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Melalui program
"Herba Care" ini, diharapkan dapat terwujud beberapa hal. Pertama,
menyediakan alternatif MPASI yang bergizi dan terjangkau bagi balita di Dusun
Srunggo 2. Kedua, memberdayakan masyarakat Dusun Srunggo 2 dengan memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan produk bernilai
ekonomis. Ketiga, menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan di
Dusun Srunggo 2.
DIVISI LITBANG – WITA SERALIA
NAMA FILE: 30 OKTOBER 2025_HERBA CARE




Tidak ada komentar:
Posting Komentar