Senin, 15 Desember 2025

HERBA CARE

 

STUNTING



Survei : Minggu, 14 September 2025

Pelatihan : Minggu, 05 Oktober 2025

Stunting, atau kondisi gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Dusun Srunggo 2. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif dan motorik anak. Data dari pemerintah desa atau puskesmas setempat menunjukkan prevalensi stunting yang signifikan di wilayah ini, menyoroti urgensi intervensi gizi yang efektif dan berkelanjutan.

Salah satu penyebab utama stunting adalah asupan gizi yang tidak memadai selama periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), terutama pada masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI). Seringkali, MPASI yang diberikan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi esensial seperti protein, vitamin, dan mineral.

Masyarakat Dusun Srunggo 2, yang sebagian besar merupakan petani dan peternak, memiliki keterbatasan akses terhadap sumber protein hewani berkualitas tinggi yang terjangkau. Meskipun ikan lele mudah ditemukan dan dibudidayakan, pemanfaatannya sebagai bahan MPASI yang praktis dan disukai anak masih belum optimal.

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan sumber protein hewani yang tinggi, mudah didapat, dan harganya terjangkau. Kandungan protein dan asam lemak omega-3 pada lele sangat bermanfaat untuk pertumbuhan sel otak dan jaringan tubuh. Sementara itu, labu kuning (Cucurbita moschata) kaya akan vitamin A, beta-karoten, dan serat. Kandungan nutrisi ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan mata. Pengolahan kedua bahan ini menjadi makanan pendamping ASI (MPASI) dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kekurangan gizi pada


balita. Salah satunya bisa dibuat olahan nugget lele dengan tambahan labu kuning, selain menarik tekstur dari nugget tersebut sangat lembut dan enak dan juga sangat mudah praktis diolah.

Program Herba Care merupakan gabungan dari program Edukasi Survey Kesehatan (ESK) dan juga Inovasi Pengembangan Produk Herbal (IPPH) dari Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Melalui program "Herba Care" ini, diharapkan dapat terwujud beberapa hal. Pertama, menyediakan alternatif MPASI yang bergizi dan terjangkau bagi balita di Dusun Srunggo 2. Kedua, memberdayakan masyarakat Dusun Srunggo 2 dengan memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan produk bernilai ekonomis. Ketiga, menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan di Dusun Srunggo 2.

 

                                                                

DIVISI LITBANG WITA SERALIA






NAMA FILE: 30 OKTOBER 2025_HERBA CARE


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Satu Rangkaian, Satu Tujuan: RUCA, Upgrading, dan Perayaan Ulang Tahun PMKM sebagai Momentum Penguatan Organisasi

Yogyakarta, 26 Oktober — PMKM menyelenggarakan sebuah kegiatan terpadu yang menggabungkan RUCA (Roll Update Care) , Upgrading , serta Pera...